![]() |
KabarMadina.com - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI, Andi Kurniawan, menyampaikan belasungkawa dan mendorong Pemerintah untuk segera mengambil tindakan, termasuk membentuk tim investigasi untuk meneliti penyebab terjadinya banjir bandang tersebut.
“Pertama, kami menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban. Namun, kami juga meminta Pemerintah tidak hanya memberikan bantuan logistik dengan segera, tetapi juga harus membentuk tim investigasi yang turun ke wilayah Sumatera. Diduga, banjir ini mudah terjadi karena hutan-hutan di wilayah tersebut telah gundul,” usul Andi dalam keterangannya pada Sabtu (29/11/2025).
PB HMI juga mendorong Pemerintah untuk menetapkan status Bencana Nasional untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami mengamati bahwa dampak yang ditimbulkan sangat besar. Untuk mempercepat penanganan, kami usulkan agar Pemerintah menetapkan status Bencana Nasional,” tegas Andi.
Diketahui bahwa cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (24/11) dan Selasa (25/11) telah mengakibatkan bencana banjir besar di berbagai wilayah di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Banjir tersebut telah mengakibatkan ratusan korban jiwa dan luka-luka. Hingga saat ini, masih banyak korban yang belum ditemukan. (yn)


0 Comments