DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal Tegas Tolak Pilkada Melalui DPRD

KabarMadina.com - Mandailing Natal. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Teguh W. Hasahatan Nasution, S.H., M.H., menegaskan sikap tegas partainya menolak rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).


Pernyataan tersebut disampaikan Teguh melalui sebuah video yang diunggah di akun Facebook pribadinya, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan dan momentum RAKERNAS I PDI Perjuangan, 10–13 Januari 2026 di Ancol, Jakarta. Dalam video tersebut, Teguh didampingi Bendahara DPC Sadrak Pasaribu dan Sekretaris DPC Mashuri Pulungan.


Teguh menegaskan bahwa memilih kepala daerah adalah hak konstitusional rakyat yang tidak boleh dialihkan kepada DPRD.


“Pemilihan Bupati, Wali Kota, dan Gubernur harus tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat. Hak rakyat tidak boleh dirampas karena itu mencederai demokrasi dan mengkhianati semangat reformasi,” tegasnya.


Menurutnya, kedaulatan rakyat adalah fondasi demokrasi. Negara, kata Teguh, tidak boleh menarik kembali kepercayaan yang telah diberikan kepada rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.


Selain isu demokrasi, DPC PDI Perjuangan Madina juga menyampaikan sikap tegas terkait perlindungan lingkungan hidup. Teguh mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan kajian ulang terhadap dampak eksploitasi sumber daya alam, baik legal maupun ilegal, di Mandailing Natal.


“Merawat alam adalah merawat masa depan anak cucu kita. Kami bukan anti-investasi, tetapi menuntut investasi yang manusiawi, berkelanjutan, dan tidak merusak ekosistem,” ujarnya.


Dalam pernyataan tersebut, DPC PDI Perjuangan Madina juga menyuarakan keprihatinan atas kriminalisasi kritik, termasuk pelaporan terhadap figur publik yang menyampaikan kritik melalui satire. Teguh menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari demokrasi dan vitamin bagi bangsa, sebagaimana diajarkan Bung Karno.


Mengakhiri pernyataannya, Teguh mengajak seluruh elemen masyarakat dan kader PDI Perjuangan untuk tetap berada di garis depan dalam menjaga demokrasi, melindungi lingkungan, dan membela kebebasan rakyat dalam menyuarakan pendapat.

“Di sinilah kami berdiri, dan untuk selamanya, kami berdiri bersama rakyat,” tutupnya. (02)

0 Comments